alfan clock

Sabtu, 03 Mei 2014

antarmuka mikro dg 7 segmen

LAPORAN PRAKTIKUM
MIKROPROSESOR
PERCOBAAN 3
ANTARMUKA MIKROKONTROLER DENGAN
SEVEN SEGMEN

                                                                                                                               
LOGOUM




         Disusun oleh :

Alfan Edwin Wibowo                        120534431435
Tegar Wira Abdilla                 120534431477
Adiba Hasna P                                    120534431459



S1 PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FEBRUARI 2014


ANTARMUKA MIKROKONTROLER DENGAN SEVEN SEGMEN

A.    Tujuan :
v Mengetahui dan memahami cara mengantarmukakan mikrokontroler dengan rangkaian seven segment.
v Mengetahui dan memahami bagaimana memrogram mikrokontroler untuk menampilkan karakter ke seven segment.
B.     Dasar Teori :
Seven segment adalah sebuah piranti penampil untuk menampilkan angka desimal. Penampil seven segment banyak digunakan dalam jam digital, meter elektronik, dan piranti elektronik yang lain. Gambar 3.1 memperlihatkan bentuk fisik dan layout dasar penampil seven segment. Penampil seven segment terdiri atas 8 LED yang disusun seperti dalam Gambar 3.1(b). Setiap LED diidentifikasi sebagai huruf a, b, c, d, e, f, g, yang dimulai dari huruf a di sebelah atas. Di sebelah kanan terdapat satu LED tambahan yang digunakan sebagai koma (dp).









Untuk menampilkan sebuah karakter, minimal 2 LED harus dinyalakan. Tabel 3.1 memperlihatkan kode heksadesimal untuk menampilkan angka 0 sampai 9.
                        Dalam modul I/O yang dipakai dalam praktikum, seven segment yang digunakan ada 2 buah, semuanya bertipe common anoda. Kedua seven segment tersebut dimultipleks sehingga data diperoleh dari satu kaki (D0-D7), sedangkan untuk menyalakannya digunakan kaki kontrol yang berbeda (DO1 dan DO2). Rangkaian lengkap seven segment dapat dilihat dalam Gambar 3.2.




Tabel 3.1 Kode heksadesimal untuk angka 0-9





































Gambar 3.2 Rangkaian penampil seven segment

Dalam Gambar 3.2, kaki a, b, c, d, e, f, g, dp dihubungkan ke soket jumper DATA 7S, sedangkan kaki kontrol (DO1 dan DO2 dihubungkan dengan soket jumper I/P S KEY.

C.    Alat dan Bahan yang digunakan :
v  1 set PC/Laptop yang sudah berisi program Code Vision dan Khazama
v  1 buah catu daya DC +5V
v  1 buah multimeter
v  1 buah ISP Downloader AVR
v   1 buah sistem minimum AVR
v  1 buah I/O
v  1 buah kabel printer USB
v  2 buah kabel pita hitam
D.    Langkah Kerja :
1.      Hubungkan soket jumper PORTB pada minimum system dengan soket jumper DATA7S pada I/O dan soket jumper PORTC pada minimum system dengan soket jumper I/P S KEY pada I/O.
2.      Buka program Code Vision AVR
3.      Buatlah project baru dengan inisialisasi PORTB sebagai output (DDRB = FFH) dan output value = 0 (PORTB=00H), dan PORTC.0-PORTC.3 sebagai input, PORTC.4-PORTC.7 sebagai output (DDRC = F0H) dan (PORTC=F0H) sehingga pada program bagian inisialisasi PORTB dan PORTC terlihat sebagai berikut:
PORTB=0x00;
DDRB=0xff; //portb sebagai output, 0b11111111
//untuk data 7s
PORTC=0xf0;
DDRC=0xf0; //portc sebagai input dan output,
0b11110000
//untuk kontrol DO1, DO2
4.      Tuliskan dalam program utama sebagai berikut:
PROGRAM SEGMEN1
//Menampilkan angka 8 pada seven segmen sebelah kanan.
while (1)
{
PORTC.7=1; //nonaktifkan seven segment kiri
PORTC.6=0; //aktifkan seven segmen kanan
PORTB=0x7f; //tampilkan data angka 8
delay_ms(10);
}
5.      Amati nyala seven segment.
6.      Ulangi langkah 3-5 untuk program berikut:
PROGRAM SEGMEN2
//Menampilkan angka 4 pada seven segmen sebelah kiri.
while (1)
{
PORTC.7=0; //aktifkan seven segment kiri
PORTC.6=1; //nonaktifkan seven segmen kanan
PORTB=0x66; //tampilkan data angka 4
delay_ms(10);
}
7.      Gabungkan kedua program di atas dan lihat nyala seven segmen.
8.      Ubah nilai delay untuk masing-masing seven segment menjadi 100 ms dan amati tampilan seven segmen.
9.      Ulangi langkah 3-5 untuk program berikut:
PROGRAM SEGMEN3

//Membuat counter 0-9 di segmen sebelah kanan
// Declare your global variables here
unsigned char bil[10]={0x3f,0x06,0x5b,0x4f,0x66,0x6d,0x7d,0x07,0x7f,0x6f};
// Declare your local variables here
int kanan;
while (1)
{
// Place your code here
kanan=0;
for (kanan=0;kanan<10;kanan++)
      {
  PORTC.7=1;
        PORTC.6=0;
  PORTB=bil[kanan];
  delay_ms(1000);
}
}
10.  Ubah nilai delay untuk program SEGMEN3 menjadi 100 ms dan amati tampilan seven segmen.
11.  Buat program SEGMEN4 untuk menampilkan 00-99 di kedua seven segmen sehingga kedua angka tampil bersamaan.
12.  Buat program SEGMEN5 untuk menampilkan 00 hingga dua digit terakhir NIM anda (counter up) lalu menghitung mundur dari dua digit NIM terakhir anda ke 00 (counter down). (kedua seven segment menyala bersamaan).

E.     Data Hasil :
1.      Program SEGMEN1





2.      Program SEGMEN2






3.      Gabungan SEGMEN1 dan SEGMEN2 delay 100ms
While (1)      
{
PORTC.7=1; //nonaktifkan seven segment kiri
PORTC.6=0; //mengaktifkan seven segment kanan
PORTB=0x7f;//menampilkan data angka 8    
delay_ms(10);

PORTC.7=0; //mengaktifkan seven segment kiri
PORTC.6=1; //nonaktifkan seven segment kanan
PORTB=0x66;//menampilkan data angka 4      
delay_ms(10);

}

4.      Program SEGMEN3
//Membuat counter 0-9 di seven segment kanan
// Declare your global variables here
unsigned char bil[10]={0x3f,0x06,0x5b,0x4f,0x66,0x6d,0x7d,0x07,0x7f,0x6f};
// Declare your local variables here
Int kanan;
while (1)
{
// Place your code here kanan=0;
for (kanan=0;kanan<10;kanan++)
{   
PORTC.7=1;
PORTC.6=0;
PORTB=bil[kanan];
delay_ms(1000);
}
}

5.      Program SEGMEN3 delay 100ms
//Membuat counter 0-9 di seven segment kanan
// Declare your global variables here
unsigned char bil[10]={0x3f,0x06,0x5b,0x4f,0x66,0x6d,0x7d,0x07,0x7f,0x6f};
// Declare your local variables here
Int kanan;
while (1)
{
// Place your code here kanan=0;
for (kanan=0;kanan<10;kanan++)
{   
PORTC.7=1;
PORTC.6=0;
PORTB=bil[kanan];
delay_ms(100);
}
}

6.      Source code Program SEGMEN4
// Declare your global variables here
unsigned char bil[10]={0x3f,0x06,0x5b,0x4f,0x66,0x6d,0x7d,0x07,0x7f,0x6f};
// Declare your local variables here
Int kanan, kiri;
while (1)
{
// Place your code here
kanan=0;
kiri=0;
for (kiri=0;kiri<10;kiri++)

    {for (kanan=0;kanan<10;kanan++)
{
PORTC.7=0;
PORTC.6=1;
PORTB=bil[kiri];
delay_ms(10);
PORTC.7=1;
PORTC.6=0;
PORTB=bil[kanan];
delay_ms(100);

     }
}
7.      Source code Program SEGMEN5
Int  kanan, kiri, x;
while (1)
     {
      for (kiri=0;kiri<5;kiri++)   //berisi angka puluhan NIM
      if (kiri==5&&kanan==9) goto turun;//kiri=puluhan,kanan=satuan
      else    
      {
        {                                                   
            for (kanan=0;kanan<10;kanan++)
            {
              {
                  for(x=0;x<10;x++)
                    {                           
                    PORTC.7=0;
                    PORTC.6=1;
                    PORTB=bil[kiri]; 
                    delay_ms(10);                
                    PORTC.7=1;               
                    PORTC.6=0;
                    PORTB=bil[kanan];
                    delay_ms(10);
                    }   
                 }
            }
        }
      }
     turun:
     for (kiri=5;kiri>=0;kiri--) //berisi angka puluhan NIM
        { 
            for (kanan=9;kanan>=0;kanan--) //berisi angka satuan NIM
            {
                    for(x=0;x<10;x++)
                    {                         
                    PORTC.7=0;
                    PORTC.6=1;
                    PORTB=bil[kiri]; 
                    delay_ms(10);                
                    PORTC.7=1;               
                    PORTC.6=0;
                    PORTB=bil[kanan];
                    delay_ms(10);
                    }   

            }
        }
     }
}

F.     Analisa Data :
1.      Analisa Program SEGMEN1 sampai SEGMEN5
Menampilkan seven segment dengan cara scaning tergantung kita mengatur delay seberapa lama yang kita inginkan. Karena makin lama delay yang kita atur maka akan makin mudah kelihatan tampilan scannya.



2.      Instruksi apa yang digunakan untuk mengeluarkan data ke seven segment?
Pertama di global variable di beri deklarasi
“unsigned char bil[n]=...” n diisi banyaknya data dan titik – titik diisi datanya.
“int kanan, kiri;” untuk menambah satu data pada label kanan atau kiri.

3.      Instruksi apa yang digunakan untuk mengontrol nyala seven segment?

·      PORTC.7=1;               //menonaktifkan seven segment kiri
·      PORTC.6=0;               //mengaktifkan seven segment kanan      
·      PORTB=0x...;             //menampilkan data angka

4.      Jika nilai delay pada Gabungan Program SEGMEN1 dan SEGMEN2 diperbesar, apa yang terjadi pada tampilan seven segment?
·      Pergantian segmen akan lama dan kelihatan pergantian.


5.      Jika nilai delay pada program SEGMEN3 diperkecil, apa yang terjadi pada tampilan seven segment?
·      Pergantian angka pada segmen akan lebih cepat.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar